Focus Workshop Ghost Kitchen Tactics DapurGg x BIM


Minggu, 4 Oktober 2020 <br>10.00-11.30 wib <br>Di Workspace.53, jl. Naripan no. 53 Bandung

.

Focus Workshop Ghost Kitchen Tactics

Minggu, 4 Oktober 2020

Workspace.53, Bandung

 

Penjelasan Materi

Sejarah mulai bisnis, 2014 di playstation, kemalingan, hutang ratusan juta.

Akhirnya meninggalkan riba, lunas di 2020.

Sekarang bangun daput GG modal 1 jutaan, sudah 3 cabang, mau buka cabang ke 4.

Manfaatkan fitur promo di Gofood/Grabfood, misalnya banner, dsb.

Ini restart. Trend terbaru nasi padang, ayam goreng kuning, ikuti program Gofood/Grabfood.

 

QA:

1. Kang Firman, Buildme. Bagaimana Product Market Fit, misalnya sambel?

A: Kita coba keluarkan bebagai sambel, sekarang direview, dulu ada yang dikeluarkan, sambel membara karena menarik, sekarang ditarik, nanti ada sambel musiman

 

2. Teh Sacil, Cho Cweet. Waktu pandemi ada frozen food, gimana strateginya? 

A: Kita fokus di 1 menu. dulu ada 23 menu di Dapur GG. Kita fokus di Ayam Geprek, Thai Tea, makanan2 lain temen2 "nitip", tinggal dijual. Kedepan ada kemungkinan kita buka brand baru. Jadi kita tidak harus buat semuanya.

 

3. Teh Reni, Ceu Met. Saya jualan jajanan. Sekarang namanya Jajanan Ceu Met, baru ada di Gofood 1 minggu. Kalau mau jualan Nasi jamur bagaimana?

A: Kalau mau ganti nama, jajanan ceumet jamur kurang pas, lebih baik langsung saja, misal nasi jamur krispy ceu metz

 

4. Kang Erik, Bakmi Pelita 2. Saya baru 1-2 bulan di Gofood/Grab. Gimana caranya tahu siapa pelanggan yang sudah memesan kita yah? apakah ada database yang bisa kita tarik?

A: Kalau dulu bisa. di HP Teh Desty GG banyak banget data pelanggan. Namun fitur itu ditarik, sekarang sudah tidak bisa melihat data dari Gofood/Grab dari yang memesan. Kalau di hari yang sama / jam sama masih bisa. Cara alternatifnya, bisa menggunakan targeted ads di Gofood/Grabfood.

 

5. Desty YF, torori.go. Untuk nama, bagaimana, misal jualan kerupuk susu. Untuk packaging botol kaca?

A: Harus langsung nama susu. Misal susu buah. Botol kaca bisa dimasukkan ke HPP. Kalau konsumen mau, ok. Kita harus tes ego. Kalau tidak mau, ya udah.

 

6. Cahyo, Bebek Waras.id. Bagaimana dengan algoritma Gofood/Grabfood 2020? Bagaimana dengan campaign? Diskon bagaimana?

A: Itu yang saya belum lakukan. Kalau ikuti cara Gofood/Grabfood, bakal dibantuin. Kita harus win-win solution. Saya pernah sempat tidak ikut, omset hanya 1 juta. Kemarin sempet berpikir, oh kalau begitu saya dong. Oh tidak bisa, habis itu omset saya tinggal 1 juta. Ikuti saja program campaign.

Basket size program treatment, basket size 30-65 rb. Biasanya sediain menu-menu 2 ayam, 2 nasi. itu penting banget temen-temen. kalau di gofood, kebalikannya. fokusnya satuan. karena tidak ada kode promo, lebih loyal orang-orangnya. Grabfood konsumen promo, gofood konsumen loyal.

Untuk di Gofood, harus ada menu yang Rp. 15.000,- dan ada diskon yang 20%. 

Sekian materi dari DapurGG, dilanjutkan mentoring private

Semoga bermanfaat, terimakasih

 

Absensi:

1. Nur Islami Javad, @bimindonesia.id, @abcdefghijef

2. Desty Vera, @destyvera, @dapurgg

3. Adhitya Citra, @adhityacs, @dapurgg

4. Khairani, @rani.nuala, @nualakitchen

5. Sri Esti Lutfiana, @susuku.jogja

6. Cahyo, @bebekwaras.id

7. Devia YF, @torori.go, @deviayf

8. Rizaldy Fauzy, @rizaldyf_ , @warungayamnoku

9. M. Syarif H., @kawanlama.asli

10. Erik Samuel, @bakmipelita2

11. Reni Ceumet, @jajananekan_ceumet

12. Annissa SFA Azhar, @cho_cweet

13. Firman Anggriawan, @buildme.id